Bupati Banjar akan hadiri pelantikan Pengurus PPNI Kab.Banjar priode 2011-2015

Bupati Banjar, Pangeran H.Khairul Saleh insya Allah dipastikan akan menghadiri acara Pelantikan Pengurus PPNI Kabupaten Banjar priode 2011-2015 Sabtu 30 April 2011 di Aula Gedung Guest House Sultan Sulaiman Martapura. Acara yang dihadiri langsung oleh ketua PPNI Pusat Ibu Dewi Irawaty,MA.PHd tersebut, rencananya akan dibuka secara resmi puluk 09.00 pagi. Acara pelantikan yang juga disertai dengan seminar Nasional ini diperkirakan akan dihadiri oelh peserta dan undanan sekitar 250 orang. Ketua Panitia Pelaksana M.Habibi,S.Kep disela acara gladi resik sore jum’at menyatakan bahwa acara sudah siap untuk digelar besok karena secara keseluruhan persiapan telah rampung hampir 100 %.

Iklan
Dipublikasi di Berita Terkini | Meninggalkan komentar

Wajah-Wajah baru hiasi Kepengurusan PPNI Kab.Banjar Priode 2011-2015

Untuk kepengurusan PPNI Kab.Banjar priode 2011-2015 mendatang yang diketuai Mauliddin Noor,SKM,MPH, selain wajah- wajah lama yang masih bertahan seperti Raziasyah,S,Kep,MPH sebagai sekretaris, Erni Astuti,SKM sebagai bendahara, M.Fakhrurrozie,SKM,MAP dan Tajudin nor yang naik menjadi wakil ketua, Thaufikuurahman,SKM sebagai wakil sekretaris dan Sutiono,SAP. Wajah- wajah baru dari tokoh- tokoh muda Perawat Kabupaten Banjar dipastikan akan menduduki kepengurusan. Diantaranya adalah Gt.Kholdani,SKM,MM sebagai waket, M.Habibi,S.Kep,Faulita, Bayu Indianto,SKM dan Hernadi dari unsur Rumah Sakit ratu Zaleha. Dari unsur Puskesmas adalah Marzuki,Deni, Rosita dan H.Alpiannor .

Secara keseluruhan, kepengurusan mendatang semuanya merupakan tokoh-tokoh muda perawat di Kabupaten Banjar. Diharapkan untuk kepengurusan ini agar dapat berbuat banyak untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan Perawat di Kabupaten Banjar. Selamat berjuang saudara- saudaraku…kami amanahkan profesi perawat di pundak kalian semua.

Dipublikasi di Berita Terkini | Tag , , | Meninggalkan komentar

Rapat Persiapan Seminar dan Pelantikan Pengurus

Bertempat di ruangan ICU RSUD Ratu Zalekha Martapura, Rabu 20 April 2011 dilangsungkan rapat persiapan seminar nasonal dan pelantkan pengurus PPNI yang rencanaya akan dilaksanakan Sabtu 30 April Mendatang. Rapat yang dimulai pukul 12.30  dihadiri langsung oleh ketua PPNI terpilih sdr.Mauliddin Noor,AMK,SKM,MPH serta jajaran calon pengurus dan kepanitian seminar nasional. Ketua panitia seminar M.Habibi,S.Kep yang memimpin rapat tersebut menegaskan untuk kesiapan semua jajaran kepanitian demi suksesnya acara berskala Nasional pertama untuk Keperawatan di Kab.Banjar. Beberapa pembahasan berlangsung alot, terutama mengenai kesiapan dana awal  yang sampai saat ini belum sepenuhnya dapat dipastikan .Padahal untuk persiapan tempat dan konsumsi perlu dana talangan terlebih dahulu. Alhamdulillah, permasalahan teratasi dengan adanya dana kas PPNI  yang saat ini masih tersedia memadai. Rapat berakhir pukul 15.30 dengan beberapa keputusan, sperti perkiraan jumlah peserta dari luar daerah, persiapan gladi resik dan keputusan rapat lanjutan yang rencananya akan dilaksanakan hari Senin tanggal 25 April 2011 di Aula Akper. Diharapkan semua celon pengurus dan panitia dapat berhadir mulai pukul 20.30. (zie )

Dipublikasi di Berita Terkini | Meninggalkan komentar

PPNI Kab.Banjar adakan Seminar Keperawatan Nasional

poster seminar, ayo cepat gabung.....!!!

Kalau tidak ada menghadang, hari Sabtu tanggal 30 April 2011 mendatang, PPNI kabuapten Banjarakan mengadakan seminar nasional dengan pembicara tunggal Ketua Umum PPNI Pusat, yaitu ibu Dwi Irawaty,MA,Ph.D. Topik yang dibahas adalah “Urgensy Registrasi Perawat dalam Hukum Praktik Keperawatan Profesional Indonesia “.
Seminar yang dilaksanakan di gedung Guest House Sultan Suriansyah Martapura ini juga dalam rangka Pelantikan Pengurus PPNI Kabupaten Banjar Priode 2011-2016. Kontribusi peserta adalah sebesar Rp.100.000 untuk umum dan Rp.85.000 untuk perawat Kab.Banjar. Untuk mahasiswa sebesar Rp.85.000. Pendaftaran bisa hubungi saudara Subhan,S.Kep nomor Hp081349687686/ 085651007979 atau sdri Faulina pada nomor 082153623435

Dipublikasi di Berita Terkini | Meninggalkan komentar

PPNI Kab.Banjar adakan Seminar Keperawatan Nasional

Kalau tidak ada menghadang, hari Sabtu tanggal 30 April 2011 mendatang, PPNI kabupaten Banjar akan mengadakan seminar nasional dengan pembicara tunggal Ketua Umum PPNI Pusat, yaitu ibu Dwi Irawaty,MA,Ph.D. Topik yang dibahas adalah “ Urgensy Registrasi Perawat dalam Hukum Praktik Keperawatan Profesional Indonesia “.

Seminar yang dilaksanakan di gedung Guest House Sultan Suriansyah Martapura ini juga dalam rangka Pelantikan Pengurus PPNI Kabupaten Banjar Priode 2011-2016. Kontribusi peserta adalah sebesar Rp.100.000 untuk umum dan Rp.85.000 untuk perawat Kab.Banjar. Untuk mahasiswa sebesar Rp.85.000. Pendaftaran bisa hubungi saudara Subhan,S.Kep nomor Hp081349687686/ 085651007979 atau sdri Faulina pada nomor 082153623435

Dipublikasi di Berita Terkini | Meninggalkan komentar

Ketua PPNI Pusat kunjungi Kab.Banjar

Ibu Dwi Irawati,MA,Ph.D ( Ketua Umum PPNI Pusat )

Ketua Umum PPNI Pusat ibu Dwi Irawaty,MA,Ph.D menurut rencana akan mengunjungi Kabupaten Banjar dalam rangka sebagai pembicara tunggal seminar Nasional Keperawatan tentang “Urgensy Registrasi Perawat dalam Hukum Praktik Keperawatan Profesional Indonesia “. Ibu Dwi yang saat ini juga Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia akan berhadir pada hari Sabtu tanggal 30 April 2011 di Gedung Guest House Sultan Sulaiman Martapura, sekaligus menghadiri Pelantikan Pengurus PPNI Kabupaten Banjar priode 2011-2016 dengan ketua terpilih saat Musda tanggal 28 Maret 2011 lalu saudara Mauliddin Noor,AMK,SKM,MPH. Ibu Dwi merupakan ketua PPNI Pusat hasil pemilihan pada Munas PPNI Di Balikpapan,Kaltim. Semoga kedatangan beliau nantinya membawa angin segar bagi perkembangan dan kemajuan profesi perawat di masa mendatang, khususnya di Kab.Banjar dan Kalimantan Selatan.(zie)

Dipublikasi di Berita Terkini, serba serbi | Meninggalkan komentar

PRESS RELEASE HARI KEPERAWATAN SE-INDONESIA 17 MARET 2011

Persatuan Perawat Nasional Indonesia bekerjasama dengan Perhimpunan, Ikatan serta Intitusi Pendidikan dan Kolegium Keperawatan di Indonesia mulai hari Rabu 16 Maret 2011 s/d Kamis 17 Maret 2011, menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan pendidikan kesehatan serta deteksi dini gangguan kesehatan di Masyarakat. Kegiatan ini dlaksanakan dalam rangka Hari Keperawatan se-Indonesia (Indonesian Nurses Day) pada tanggal 17 Maret 2011, peringatan sejenis juga berlangsung di tingkat dunia, International Nurses Day yang berfokus pada Clossing the Gap: Increase Acces and Aquity

Adapun tema Hari Keperawatan se-Indonesia (Indonesian Nurses Day) adalah Undang-undang Keperawatan Menjamin Pelayanan Keperawatan yang diberikan kepada Masyarakat sebagai Pelayanan yang Professional dan Berkualitas

Tujuan utama dari terselenggaranya peringatan ini, yaitu memantapkan tanggung jawab dan kemitraan perawat dan masyarakat dalam usaha pemberian pelayanan yuang berkualitas dan Profesional sehingga pembangunan kesehatan menerapkan paradigma Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan menekankan pada peningkatan pemberdayaan masyarakat yang bersifat pro-aktif dan pro-rakyat

Peringatan Hari Keperawatan ini sekaligus merupakan wahana silaturahim, introspeksi, dan tukar menukar informasi tentang kebijakan, Peran, terobosan-terobosan inovatif para perawat, akademisi, praktisi dan pemerhati keperawatan, dan diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi peningkatan SDM Perawat di masing-masing daerah, wilayah kerja, atau pemukiman masyarakat.

Hari Keperawatan se-Indonesia diikuti oleh seluruh perawat yang terdiri dari Dinas Kesehatan seluruh Indonesia, Intitusi pelayanan kesehatan seluruh Indonesia, anggota Himpunan/Ikatan, Akademisi, Perguruan Tinggi Keperawatan Negeri/Swasta, Mahasiswa/I Keperawatan, Ormas, LSM, dan wakil-wakil Lintas Profesi dan Lintas Sektor.

Pembukaan Peringatan Hari Keperawatan se-Indonesia ini diawali dengan acara pemeriksaan atau deteksi dini kesehatan di kantor sekretariat PP PPNI jalan Jaya Mandala No.15 Patra Kuningan. Kegiatan diantaranya pemeriksaan BB Lemak, Perekaman Jantung (EKG), Pemeriksaan Tekanan Darah, Pemeriksaan gula darah dan cholesterol, Pemeriksaan Asma dengan Spirometri. Kesemuanya dilakukan dengan cuma-cuma (gratis)

Dalam kesempatan Peringatan. organisasi profesi PPNI juga menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan Pendidikan Kesehatan kepada masyarakat dan Kegiatan Deteksi dini gangguan kesehatan pada masyarakat secara nasional dengan pola simultan di seluruh daerah se-Indonesia.

Kegiatan pendukung Peringatan Hari Keperawatan se-Indonesia meliputi kegiatan inovatif dalam pembudayaan hidup sehat, senam pagi, bazaar, media center, dan pojok info bagi kelompok profesi yang dikembangkan sesuai dengan karakteristik wilayah daerah masing-masing.

Peringatan Hari Keperawatan se-Indonesia ditutup dengan acara pemotongan tumpeng dan pemaparan perjalanan keperawatan di Indonesia pada tanggal 17 Maret 2011 di lapangan kantor secretariat PP-PPNI. Penyampaian tentang perjalanan keperawatan di Indonesia ini mendorong kebulatan tekad memantapkan komitmen dan dukungan multi sektor dalam mewujudkan UU Keperawatan untuk Indonesia Sehat Berbasis Pelayanan Kesehatan yang berkeadilan dan Profesional .

Peringatan dan Kegiatan Hari Keperawatan se-Indonesia dirumuskan oleh Panitia Pengarah melalui proses rapat harian agar sesuai dengan tema dan tujuan yang diharapkan. Laporan hasil akan disusun oleh Panitia dalam Prosiding, agar dapat dioptimalkan sebagai bahan penyusunan kebijakan pemerintah dalam Program Promosi Kesehatan di Indonesia kedepan.

Jakarta, Februari 2011

ttd

Panitia Peringatan Hari Keperawatan se-Indonesia
PPNI

Dipublikasi di Berita Terkini | Meninggalkan komentar

Visi dan Misi PPNI

Dipublikasi di Berita Terkini | Meninggalkan komentar

Sususan Pengurus Pusat PPNI periode 2010 – 2015

Ketua Umum : Dewi Irawaty, MA, PhD.
Ketua I : Dra. Junaiti Sahar, PhD
Ketua II : Rita Sekarsari, SKp, MHSM.

Sekretaris Jenderal : Harif Fadhillah, SKp., SH.
Sekretaris I : Yeni Rustina, PhD.
Sekretaris II : Yupi Supartini, SKp., MSc.
Bendahara Umum : Netty Sofyan, SKM, M.Kes.
Bendahara I : Ruti Nubi, SKM
Bendahara II : Rasmanawati, SKp., MM

Departemen Organisasi
Ketua : Wawan Arif Sawana, SKp.
Anggota : Sunardi, MKep., Sp.KMB.
: Bambang Tutuko, SKp., SH.

Departemen Hukmas & Pemberdayaan Politik
Ketua : Amelia K, SKp., MN.
Anggota : Ahmad Neru, MKep. Sp.Kom.
: Armen Patria, SKp. MKes.

Departemen Pengembangan Kerjasama Dalam Negeri & Luar Negeri
Ketua : Masfuri, SKp. MN.
Anggota : Meidiana Dwidiyanti, SKM. MSc.
: Ns. Apri Sunadi, SKep.

Departemen Pelayanan
Ketua : Ns. Riyanto, MKep. Sp.Kom.
Anggota : Syahridal, SKp.
: Pawit Rodiah, SKp., M.Kep.

Departemen Pendidikan & Pelatihan
Ketua : Dra. Murni Hartanti, SKp., MSi.
Anggota : Astuti Yuni Nursasi, SKp. MN.
: Michiko Umeda, SKp. MS.Biomed

Departemen Kesejahteraan
Ketua : Mustikasari, SKp. MARS
Anggota : Asep Sopari, SKM, MM, MKM
: Iwan Effendi, Amd.Kep.

Dewan Pertimbangan
Ketua : Prof. Achir Yani, MN. DNSc.
Sekretaris : Drs. Husen, BSc
Anggota : 1. Drs. Husain, SKM.
: 2. Ahmad Djauhari, MM.
: 3. Janes Lesilolo, SKM. MKes.
Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK)

Ketua : Dra. Junarsih W. Sudibjo
Sekertaris : Fitriati, SKM, MKes.
Anggota : 1. Tien Gartinah, MN.
: 2. Dra. Herawani Aziz, MKes. MKep.
: 3. Sumijatun, SKp., MARS
: 4. Maria Wijaya, SKM.

Dipublikasi di Berita Terkini, serba serbi | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Sejarah PPNI

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) adalah perhimpunan seluruh perawat indonesia, didirikan pada Tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah / organisasi nasional (fusi dan federasi). Sebagai fusi dari beberapa organisasi yang ada sebelumnya, PPNI mengalami beberapa kali perubahan baik dalam bentuknya maupun namanya. Embrio PPNI adalah Perkumpulan Kaum Velpleger Boemibatera (PKVB) yang didirikan pada tahun 1921. Pada saat itu profesi perawat sangat dihormati oleh masyarakat berkenaan dengan tugas mulia yang dilaksanakan dalam merawat orang sakit. Lahirnya Sumpah Pemuda tahun 1928 mendorong perubahan nama PKVB menjadi Perkumpulan Kaum Velpleger Indonesia (PKVI). Pergantian kata Boemibatera menjadi Indonesia pada PKVI bertahan hingga tahun 1942. Pada masa penjajahan Jepang perkembangan keperawatan di Indonesia mengalami kemunduran dan merupakan zaman kegelapan bagi bagi keperawatan Indonesia. Pelayanan keperawatan dikerjakan oleh orang yang tidak memahami ilmu keperawatan, demikian pula organisasi profesi tidak jelas keberadaannya.

Bersama dengan Proklamasi 17 Agusutus 1945, tumbuh Organisasi Profesi Keperawatan. Setidaknya ada tiga organisasi profesi antara tahun 1945 -1954 yaitu Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Djuru Rawat Islam (PENJURAIS) dan Serikat Buruh Kesehatan (SBK). Pada tahun 1951 terjadi pembaharuan organisasi profesi keperawatan yaitu terjadi fusi organisasi profesi yang ada menjadi Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI). sebagai upaya konsolidasi organisasi profesi tanpa mengikutsertakan Serikat Buruh Kesehatan (SBK) karena terlibat dengan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dalam kurun waktu 1951 -1958 diadakan Kongres di Bandung dengan mengubah nama PDKI menjadi Persatuan Pegawai Dalam Kesehatan Indonesia (PPDKI) dengan keanggotaan bukan dari perawat saja. Demikian pula pada tahun 1959 – 1974, terjadi pengelompokan organisasi keperawatan kecuali Serikat Buruh Kesehatan (SBK) bergabung menjadi satu organisasi Profesi tingkat Nasional dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Nama inilah yang resmi dipakai sebagai nama Organisasi Profesi Keperawatan di Indonesia hingga saat ini.

Sejak tahun 1974 sampai sekarang, PPNI terus menguatkan langkahnya untuk menjadi organisasi profesi yang kuat dan mampu mengayomi bagi setiap anggotanya. PPNI telah menaungi perawat Indonesia di 33 Provinsi termasuk institusi pendidikan tinggi keperawatan dan merepresentasikan lebih dari 500.000 perawat di Indonesia.

Banyak langkah dan perjuangan yang telah dilakukan oleh PPNI untuk menjadikan perawat Indonesia sebagai perawat yang professional dan diakui bukan hanya di Indonesia sendiri, tetapi juga di dunia internasional.

Dipublikasi di Berita Terkini, Serba-serbi Kepewatan | Tag , | Meninggalkan komentar